Program Pemberdayaan Masyarakat Internasional melalui Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) untuk Meningkatkan Kesadaran dan Praktik Deteksi Dini Kanker Payudara di STIKes Arta Kabanjahe.
Abstrak
Abstrak
Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang menjadi penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian pada perempuan di berbagai negara. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini sering menyebabkan kanker payudara terdiagnosis pada stadium lanjut sehingga menurunkan peluang keberhasilan pengobatan. Salah satu metode deteksi dini yang dapat dilakukan secara mandiri, mudah, dan tanpa biaya adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Namun, masih banyak perempuan yang belum memahami pentingnya SADARI maupun cara pelaksanaannya yang benar. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional dengan tema Program Pemberdayaan Masyarakat Internasional melalui Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) untuk Meningkatkan Kesadaran dan Praktik Deteksi Dini Kanker Payudara di STIKes Arta Kabanjahe. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan perempuan dalam melakukan SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan, demonstrasi, diskusi interaktif, dan redemonstrasi SADARI yang diikuti oleh 50 orang peserta perempuan. Tahapan kegiatan diawali dengan pemberian pre-test, penyampaian materi mengenai kanker payudara dan deteksi dini, demonstrasi langkah-langkah SADARI, praktik langsung peserta, serta evaluasi melalui post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai kanker payudara, faktor risiko, tanda dan gejala, serta pentingnya deteksi dini melalui SADARI. Dengan demikian, edukasi kesehatan melalui pendekatan penyuluhan dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan perempuan terkait deteksi dini kanker payudara.
Kata kunci: SADARI, kanker payudara, deteksi dini, pemberdayaan masyarakat, kesehatan perempuan.
