JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms <p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Sentral (JPMS) merupakan adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat . JPMS berfokus pada masalah utama dalam pengembangan bidang layanan masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan, baik kesehatan, sosial humaniora, budaya, pendidikan dan lingkungan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini akan dipublikasikan secara online dan terbit 2 kali dalam setahun yaitu setiap bulan Juli dan Januari</p> en-US JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL Promosi Pentingnya Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil di Desa Gunung Manaon Kecamatan Huristak Padang Lawas https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/123 <h3>Abstrak</h3> <h3>&nbsp;</h3> <p>Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering terjadi dan dapat menimbulkan dampak serius bagi ibu maupun janin, seperti risiko persalinan prematur, perdarahan saat persalinan, serta bayi dengan berat badan lahir rendah. Upaya promotif dan preventif sangat diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai pentingnya pencegahan anemia selama kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan promosi kesehatan tentang pencegahan anemia pada ibu hamil di Desa Gunung Manaon. Pengabdian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 dengan jumlah responden sebanyak 16 orang ibu hamil. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta pembagian leaflet sebagai media edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu hamil mengenai pengertian anemia, penyebab, dampak, serta cara pencegahannya melalui konsumsi tablet tambah darah dan pemenuhan gizi seimbang. Peserta ????? menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi diskusi. Kesimpulannya, promosi kesehatan melalui penyuluhan dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya pencegahan anemia sehingga diharapkan dapat mendukung kesehatan ibu dan janin serta menurunkan angka kejadian anemia di masyarakat.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci : anemia, ibu hamil, promosi kesehatan, pencegahan, pengabdian masyarakat.</strong></p> Rosmainun Masnilam Hasibuan Rika Apripan Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 1 7 Penyuluhan Tentang Hubungan Pijat Oksitosin Pada Ibu Dengan Produksi Asi Dan Perkembangan Ikatan Ibu–Anak Di Desa Sorimanaon https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/124 <h3>Abstrak</h3> <h3>&nbsp;</h3> <p>ASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Namun, pada masa menyusui banyak ibu mengalami kendala seperti produksi ASI yang tidak lancar, terutama pada awal masa postpartum. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk merangsang hormon oksitosin dalam membantu pengeluaran ASI adalah melalui pijat oksitosin. Selain meningkatkan produksi ASI, hormon oksitosin juga berperan dalam mempererat ikatan emosional (bonding attachment) antara ibu dan bayi.</p> <p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai pijat oksitosin serta manfaatnya terhadap produksi ASI dan perkembangan ikatan ibu–anak di Desa Sorimanaon. Sasaran kegiatan adalah 18 orang ibu yang memiliki bayi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, penyuluhan dengan metode ceramah, demonstrasi teknik pijat oksitosin, praktik langsung oleh peserta, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan mengamati pemahaman peserta serta kemampuan dalam mempraktikkan pijat oksitosin.</p> <p>Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu-ibu peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya hormon oksitosin dalam proses menyusui serta memahami manfaat pijat oksitosin untuk memperlancar pengeluaran ASI. Peserta juga mampu mempraktikkan teknik pijat oksitosin secara benar setelah dilakukan demonstrasi. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan rasa percaya diri ibu dalam menyusui dan mendorong terciptanya ikatan emosional yang lebih kuat antara ibu dan bayi. Kesimpulannya, penyuluhan pijat oksitosin di Desa Sorimanaon efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui serta berkontribusi dalam mendukung kelancaran produksi ASI dan perkembangan bonding ibu–anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu program pendukung dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif di masyarakat.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata kunci : Pijat oksitosin, Produksi ASI, Ikatan ibu–anak, Ibu menyusui, Pengabdian masyarakat</strong></p> Rika Apripan Masnilam Hasibuan Sarah Saputri Tarigan Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 8 14 Penerapan Sistem Informasi Posyandu Berbasis Digital Untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Desa Arse, Tapanuli Selatan https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/125 <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p><em>Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak melalui penerapan sistem informasi Posyandu berbasis digital di Desa Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pemilihan topik ini didasarkan pada masih digunakannya sistem pencatatan dan pelaporan Posyandu secara manual yang berpotensi menimbulkan ketidaktepatan data, keterlambatan laporan, serta keterbatasan dalam pemantauan kesehatan ibu dan anak secara berkelanjutan. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan adalah kader Posyandu, dengan melibatkan aparat desa dan puskesmas setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam penggunaan sistem informasi berbasis digital, peningkatan kualitas pencatatan dan pelaporan data kesehatan ibu dan anak, serta kemudahan dalam pemantauan status kesehatan secara berkelanjutan. Penerapan sistem informasi Posyandu berbasis digital terbukti memberikan kontribusi positif dalam mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak yang lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini penting sebagai model inovasi pelayanan Posyandu berbasis teknologi informasi yang dapat dikembangkan dan direplikasi di wilayah pedesaan lainnya.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: Posyandu digital, sistem informasi kesehatan, kesehatan ibu dan anak, pengabdian masyarakat, desa</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> Guslaini Purnama Intan Pan Harahap Dewi Arjuna Putri Pan Harahap Septriana Sari Khoirotunnisa Afrisi Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 15 19 Peningkatan Kapasitas Sdm Administrasi Rumah Sakit Dalam Pelayanan Berbasis Teknologi Informasi https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/126 <p>Transformasi digital di sektor kesehatan menuntut sumber daya manusia (SDM) administrasi rumah sakit memiliki kompetensi teknologi informasi yang memadai. Namun, pemanfaatan sistem pelayanan berbasis teknologi informasi di rumah sakit belum sepenuhnya optimal akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan SDM administrasi. Kondisi ini berdampak pada efisiensi pelayanan administrasi dan mutu pelayanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM administrasi rumah sakit dalam pelayanan berbasis teknologi informasi. Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal, pelatihan, pendampingan praktik penggunaan sistem administrasi digital, serta evaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang SDM administrasi rumah sakit sebagai mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan penggunaan sistem administrasi berbasis teknologi informasi, efisiensi pelayanan administrasi, serta kepercayaan diri peserta dalam menerapkan teknologi informasi. Kegiatan ini berkontribusi positif dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan administrasi rumah sakit dan mendorong transformasi digital pelayanan kesehatan.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: administrasi rumah sakit; teknologi informasi; sumber daya manusia; pelayanan kesehatan<br><br></p> Asdi Lastari Usrawati Pasaribu Chyntia Haryana Shinta Ayu Nadia Apresi Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 20 26 Edukasi Prenatal Yoga Untuk Mengurangi Ketidaknyamanan Pada Ibu Hamil Trimester Iii Di Klinik Life At Kehamilan Sehat https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/127 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p>Salah satu asuhan kebidanan yang diberikan untuk mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil tersebut adalah olahraga berupa prenatal yoga. Prenatal yoga merupakan keterampilan mengolah pikiran, berupa teknik pengembangan kepribadian secara menyeluruh baik fisik, psikologis dan spiritual. Prenatal yoga dapat membantu ibu hamil untuk mengendalikan pikiran, keinginan dan reaksi terhadap stress. Prenatal Yoga merupakan kombinasi olah badan, pikiran serta psikologis yang membantu ibu melenturkan persendian serta meredakan ketidaknyamanan terutama pada trimester III. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya melakukan prenatal yoga guna mengurangi ketidaknyamanan pada trimester III. Metode kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada bulan September 2025 dengan lokasi di Klinik Life At Kehamilan Sehat dengan target sasaran 10 ibu hamil trimester III. Tahapan pelaksanaan dipandu oleh instruktur yoga professional dibantu dengan tenaga medis lainnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk kelas yoga yang melibatkan 10 orang ibu hamil yang mengalami ketidaknyamanan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama dua minggu berturut-turut. Masing-masing sesi berdurasi 45 menit dan diisi dengan pemanasan, gerakan yoga ringan yang sesuai dengan trimester kehamilan, latihan pernapasan (pranayama), serta teknik relaksasi untuk mengurangi stres, sehingga memberikan dampak positif terhadap pengurangan ketidaknyamanan fisik dan kecemasan psikologis pada ibu hamil. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema prenatal yoga mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III di klinik life at kehamilan sehat, memberikan dampak positif terhadap pengurangan ketidaknyamanan fisik dan kecemasan psikologis pada ibu hamil. Dengan hasil yang menjanjikan, kegiatan ini dapat diintegrasikan sebagai salah satu alternatif intervensi untuk mendukung kesehatan ibu hamil.</p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: </em>Prenatal Yoga, Ketidaknyamanan, Ibu Hamil Trimester Ketiga</p> Rahmatun Fauziah Rosmainun Reni Afriyani Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 27 33 Penyuluhan Kesehatan Tentang Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil Di Desa Pasar Huristak https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/128 <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p><em>Triple Eliminasi adalah program yang bertujuan untuk mencegah penularan penyakit HIV, Hepatitis B, dan Sifilis dari ibu ke bayi pada masa kehamilan, persalinan dan menyusui untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik. Ketiga infeksi ini memiliki risiko transmisi vertikal yang tinggi bila tidak diintervensi secara tepat selama kehamilan, sehingga WHO dan program kesehatan nasional menganjurkan skrining sedini mungkin pada semua ibu hamil untuk mempercepat penatalaksanaan dan pencegahan komplikasi pada bayi baru lahir. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemauan ibu hamil untuk melaksanakan pemeriksaan triple eliminasi. Deteksi dini melalui pemeriksaan ini memungkinkan pemberian penatalaksanaan medis yang tepat. Metode&nbsp; pendekatan&nbsp; yang&nbsp; dilakukan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah&nbsp; dengan&nbsp; ceramah dan&nbsp; diskusi&nbsp; tanya&nbsp; jawab&nbsp; tentang&nbsp; triple&nbsp; eliminasi&nbsp; kepada&nbsp; Ibu hamil. Kegiatan diawali dengan memberikan penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan triple eliminasi&nbsp; bagi ibu hamil, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan lab rapid test diagnostic yang terdiri dari HIV, Sifilis dan Hepatitis B. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan 32 ibu hamil yang berhasil dilakukan pemeriksaan triple eliminasi dan semua hasilnya menunjukkan non reaktif.</em></p> <p><em>Diharapkan&nbsp; kegiatan&nbsp; penyuluhan&nbsp; ini&nbsp; menjadi kegiatan rutin&nbsp; yang dilakukan&nbsp; oleh&nbsp;&nbsp;&nbsp; untuk Puskesmas setempat untuk&nbsp; meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Ibu hamil tentang triple eliminasi.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: pemeriksaan triple eliminasi, ibu hamil</em><em><br><br></em></p> Eriani Mustika Harahap Rosmainun Putri Gunawan Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 34 37 Pemberian Edukasi Penggunaan Aplikasi Kesehatan bagi Pasien di Rumah Sakit TNI Kota Padangsidimpuan https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/131 <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p>Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan menuntut rumah sakit untuk menyediakan layanan yang mudah diakses oleh pasien, salah satunya melalui pemanfaatan aplikasi kesehatan. Namun, masih banyak pasien yang belum memahami keberadaan dan cara penggunaan aplikasi tersebut, sehingga pemanfaatannya belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pasien terhadap penggunaan aplikasi kesehatan dalam mengakses pelayanan rawat jalan di Rumah Sakit TNI Kota Padangsidimpuan. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Oktober hingga 08 November 2025 di area ruang tunggu rawat jalan dan loket pendaftaran pasien. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Edukasi diberikan melalui sosialisasi langsung, pembagian leaflet, pemasangan banner, serta pendampingan individual kepada pasien yang membutuhkan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tanya jawab lisan untuk mengetahui tingkat pemahaman pasien sebelum dan sesudah menerima edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien terhadap penggunaan aplikasi kesehatan. Dari 48 responden, mayoritas pasien mengalami peningkatan pengetahuan dan kesiapan dalam menggunakan aplikasi kesehatan untuk mengakses layanan rumah sakit. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi langsung kepada pasien efektif dalam mendukung pemanfaatan aplikasi kesehatan serta meningkatkan efisiensi pelayanan administrasi rumah sakit.</p> <p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: </em>Edukasi Pasien; Aplikasi Kesehatan; Pelayanan Rumah Sakit; Digitalisasi Layanan; Pengabdian kepada Masyarakat</p> Septriana Sari Guslaini Purnama Intan Pan Harahap Dewi Arjuna Putri Pan Harahap Amrozi Niken Amalia Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 38 43 Penyuluhan tentang Kesehatan Reproduksi Pada Remaja https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/132 <p><strong><em>Abstrak</em></strong></p> <p><strong>Latar belakang</strong> Masa Remaja adalah Masa transisi yang unik dan ditandai oleh berbagai perubahan fisik emosi dan psikis Terjadi perubahan fisik secara cepat yang tidak seimbang dengan perubahan kejiwaan Dalam lingkungan sosial tertentu bagi remaja pria merupakan saat diperolehnya kebebasan, bagi remaja wanita saat mulainya segala bentuk pembatasan, <strong>Tujuan: </strong>Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan reproduksi pada remaja sehingga angka kejadian penyakit menular seksual atau HIV/ AIDS menurun. <strong>Metode: </strong>Metode pemecahan permasalahan dalam pengabdian masyarakat menggunakan edukasi oleh tenaga kesehatan pada remaja. Mekanisme pelaksanaan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan (pemberian materi kesehatan reproduksi), monitoring dan evaluasi, serta refleksi. <strong>Hasil: </strong>Adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. <strong>Simpulan</strong>: Kegiatan penyuluhan tentang kesehatan reproduksi pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi, sehingga remaja bisa berperilaku yang bertanggungjawab dan mampu menyebarkan informasi ke orang yang ada disekitarnya.</p> <p><em>Kata kunci: </em><em>penyuluhan; kesehatan reproduksi; remaja</em></p> Tetty Misbah Wiwi Wardani Tanjung Nila Handayani Raisah Dewi Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 44 47 Edukasi Pasien Rawat Jalan Tentang Pendaftaran Online Di Rumah Sakit Pintupadang Kecamatan Batang Angkola Tahun 2025 https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/138 <p>Edukasi pasien menjadi salah satu strategi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pasien dalam menggunakan sistem pendaftaran online. Melalui kegiatan edukasi, pasien diharapkan dapat memahami alur pendaftaran online, meminimalkan kesalahan dalam pengisian data, serta mempercepat proses pelayanan di rumah sakit<em>. </em></p> <p>Di Rumah Sakit Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola, sistem pendaftaran online telah diterapkan sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan rawat jalan<em>. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan </em>Meningkatkan pemahaman pasien rawat jalan tentang sistem pendaftaran online di Rumah Sakit Pintu Padang Kecamatan Batang Angkola Tahun 2025<em>. </em></p> <p>Metode pelaksanaan meliputi asesmen awal terhadap pengetahuan pasien, edukasi interaktif tentang cara pendaftaran online, praktik langsung penggunaan aplikasi pendaftaran online, serta evaluasi menggunakan pendekatan pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 50 pasien rawat jalan sebagai peserta<em>. </em>Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien tentang penggunaan sistem pendaftaran online, kemampuan melakukan pendaftaran secara mandiri, efisiensi waktu tunggu, serta kepuasan pasien terhadap pelayanan rawat jalan. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit serta mendorong penggunaan teknologi digital dalam proses administrasi pasien</p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> <p><strong><em>Kata kunci: pendaftaran online; edukasi pasien; pelayanan rawat jalan;</em></strong> <strong><em>teknologi informasi; rumah sakit.</em></strong></p> Khoirunnisa Nasution Usrawati Pasaribu Wiwi Wardani Tanjung Amrozi Bajora Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 48 52 Pendampingan Pasien dalam Registrasi Online di Rumah Sakit https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/140 <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Transformasi digital di bidang kesehatan mendorong rumah sakit untuk menerapkan sistem registrasi online guna meningkatkan efisiensi pelayanan. Namun, masih banyak pasien yang mengalami kesulitan dalam menggunakan sistem tersebut, terutama pada kelompok lansia dan masyarakat dengan literasi digital rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pasien dalam melakukan registrasi online di rumah sakit agar proses pendaftaran menjadi lebih mudah, cepat, dan efektif. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pendampingan langsung kepada pasien melalui pendekatan demonstrasi dan praktik. Kegiatan dilaksanakan di rumah sakit dengan melibatkan pasien rawat jalan sebagai sasaran utama. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, penyuluhan penggunaan aplikasi/website, pendampingan saat registrasi, serta evaluasi pemahaman pasien. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan pasien dalam melakukan registrasi online secara mandiri. Selain itu, terjadi penurunan antrian pendaftaran manual serta peningkatan kepuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan registrasi online efektif dalam meningkatkan literasi digital pasien serta mendukung optimalisasi sistem pelayanan kesehatan berbasis teknologi.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> Registrasi Online, Pendampingan Pasien, Literasi Digital, Pelayanan&nbsp; Kesehatan, Rumah Sakit</p> Seri Astuti Hasibuan Wiwi Wardani Tanjung Desi Meliana Gultom Rahmad Riski Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 53 57 Edukasi Digitalisasi Layanan Administrasi Pada Pasien Guna Mewujudkan Pelayanan Cepat, Tepat Dan Transparan https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/143 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Digitalisasi layanan administrasi kesehatan merupakan salah satu bentuk transformasi pelayanan yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan pasien, terutama dalam aspek kecepatan, ketepatan, dan transparansi pelayanan. Proses administrasi yang masih manual sering menimbulkan kendala seperti antrean panjang, kesalahan pencatatan, serta keterlambatan pelayanan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien mengenai digitalisasi layanan administrasi kesehatan serta mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan pasien sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Metode kegiatan berupa penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi, serta pembagian leaflet dan simulasi penggunaan sistem administrasi digital. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Kecamatan Padang Sidempuan Selatan dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang pasien. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari nilai pre-test sebesar 58% menjadi 90% pada post-test, sehingga terjadi peningkatan sebesar 32%. Edukasi ini berjalan dengan baik dan peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai manfaat digitalisasi layanan administrasi guna mendukung pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan transparan.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Edukasi, Digitalisasi Administrasi, Pelayanan Pasien, Transparansi, Puskesmas</p> <p>&nbsp;</p> Yesi Omelika Niapina Wiwi Wardani Tanjung Eva Yusnita Nasution Julida Rahmasari Bajora Copyright (c) 2026 JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT SENTRAL 2026-01-30 2026-01-30 1 2 58 62