Implementasi Skrining Dini Gangguan Penglihatan pada Anak Sekolah Dasar: Studi Kasus Di SD Negeri 12 Kayuagung

Penulis

  • Fitri Afdhal Universitas Kader Bangsa
  • Yazika Rimbawati Universitas Kader Bangsa
  • Indra Frana Jaya KK Universitas Kader Bangsa

Abstrak

Kesehatan mata pada anak usia sekolah dasar merupakan aspek penting yang berpengaruh langsung terhadap proses dan hasil belajar. Meningkatnya penggunaan gadget serta rendahnya kesadaran pemeriksaan mata rutin mendorong perlunya skrining dini di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengidentifikasi kelainan refraksi serta meningkatkan pengetahuan siswa mengenai kesehatan mata di SD Negeri 12 Kayuagung. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan mata secara interaktif dan skrining tajam penglihatan menggunakan Snellen chart pada jarak 6 meter, dilanjutkan uji koreksi dengan trial lens bagi siswa dengan visus di bawah normal. Hasil menunjukkan bahwa dari 18 siswa kelas VI yang diperiksa, 6 siswa (33%) teridentifikasi mengalami kelainan refraksi dan 12 siswa (67%) memiliki visus normal. Edukasi yang diberikan juga meningkatkan pemahaman siswa mengenai lima langkah menjaga kesehatan mata dan pentingnya membatasi penggunaan gadget. Temuan ini menegaskan bahwa skrining berbasis sekolah efektif sebagai langkah deteksi dini sekaligus upaya promotif dan preventif dalam mencegah dampak gangguan penglihatan terhadap prestasi belajar. Pelaksanaan skrining rutin direkomendasikan sebagai bagian dari program kesehatan sekolah.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-07-18

Terbitan

Bagian

Articles