ANALISIS MORFOLOGI SUFIKS DERIVASIONAL (AKHIRAN) DALAM PERCAKAPAN SEHARI-HARI BAHASA MANDAILING
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis karakter dasar yang dapat dilekatkan Sufiks (akhiran) yang digunakan dalam percakapan sehari-hari bahasa Mandailing. Kualitatif digunakan sebagai metode penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi untuk mengetahui percakapan sehari-hari dalam bahasa Mandailing. Data diperoleh dengan menyimak bahasa Mandailing. Data dianalisis dengan teknik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan terdapat 9 sufiks derivasional dalam percakapan bahasa Mandailing, dan yang paling sering ditemukan adalah sufiks (-de). Penulis menyimpulkan bahwa ada beberapa jenis sufiks yang digunakan dalam bahasa Mandailing dalam kaitannya dengan penggunaan kata kerja. Fungsi proses derivasional (sufiks) yang digunakan dalam percakapan sehari-hari bahasa Mandailing adalah membentuk kata baru, namun tidak mempengaruhi makna kata tersebut.
Kata Kunci : Morfologi, Sufiks Derivasional, Mandailing.
