Pengaruh Pelayanan Kesehatan Masyarakat Berbasis Teknologi Informasi Terhadap Program Kesehatan Ibu Dan Anak Di Desa Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan
Abstrak
ABSTRAKProgram Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan prioritas pembangunan kesehatan, namun pelaksanaannya di wilayah pedesaan masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada aspek pencatatan dan pemantauan pelayanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelayanan kesehatan masyarakat berbasis teknologi informasi terhadap pelaksanaan Program Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mengikuti Program KIA di Desa Arse dengan jumlah sampel 50 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai pelayanan kesehatan masyarakat berbasis teknologi informasi masih berada pada kategori tidak baik (56,0%) dan pelaksanaan Program KIA berada pada kategori tidak optimal (60,0%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pelayanan kesehatan masyarakat berbasis teknologi informasi terhadap pelaksanaan Program Kesehatan Ibu dan Anak dengan nilai p-value = 0,003. Dapat disimpulkan bahwa penguatan pelayanan kesehatan masyarakat berbasis teknologi informasi berperan penting dalam meningkatkan efektivitas Program Kesehatan Ibu dan Anak di tingkat desa.
Kata kunci : pelayanan kesehatan masyarakat, teknologi informasi, kesehatan ibu dan anak, pelayanan kesehatan desa, posyandu.
