Penyuluhan Tentang Hubungan Pijat Oksitosin Pada Ibu Dengan Produksi Asi Dan Perkembangan Ikatan Ibu–Anak Di Desa Sorimanaon
Abstract
AbstrakASI merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Namun, pada masa menyusui banyak ibu mengalami kendala seperti produksi ASI yang tidak lancar, terutama pada awal masa postpartum. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk merangsang hormon oksitosin dalam membantu pengeluaran ASI adalah melalui pijat oksitosin. Selain meningkatkan produksi ASI, hormon oksitosin juga berperan dalam mempererat ikatan emosional (bonding attachment) antara ibu dan bayi.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu mengenai pijat oksitosin serta manfaatnya terhadap produksi ASI dan perkembangan ikatan ibu–anak di Desa Sorimanaon. Sasaran kegiatan adalah 18 orang ibu yang memiliki bayi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan persiapan, penyuluhan dengan metode ceramah, demonstrasi teknik pijat oksitosin, praktik langsung oleh peserta, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan dengan mengamati pemahaman peserta serta kemampuan dalam mempraktikkan pijat oksitosin.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ibu-ibu peserta mengalami peningkatan pengetahuan mengenai pentingnya hormon oksitosin dalam proses menyusui serta memahami manfaat pijat oksitosin untuk memperlancar pengeluaran ASI. Peserta juga mampu mempraktikkan teknik pijat oksitosin secara benar setelah dilakukan demonstrasi. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan rasa percaya diri ibu dalam menyusui dan mendorong terciptanya ikatan emosional yang lebih kuat antara ibu dan bayi. Kesimpulannya, penyuluhan pijat oksitosin di Desa Sorimanaon efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu menyusui serta berkontribusi dalam mendukung kelancaran produksi ASI dan perkembangan bonding ibu–anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu program pendukung dalam keberhasilan pemberian ASI eksklusif di masyarakat.
Kata kunci : Pijat oksitosin, Produksi ASI, Ikatan ibu–anak, Ibu menyusui, Pengabdian masyarakat
