PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI PADA TUMBUH KEMBANG BATITA DI DESA AEK BAYUR KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN BATUNADUA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2020
Kata Kunci:
Pengetahuan, Gizi, Tumbuh Kembang, BatitaAbstrak
Menurut World Health Organization (WHO) ambang angka batas kekurangan gizi adalah sebanyak 10 % berdasarkan indeks berat badan dan tinggi badan per usia. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2018 menunjukkan 17,7% bayi usia di bawah 5 tahun (balita) masih mengalami masalah gizi. Angka tersebut terdiri atas balita yang mengalami gizi buruk sebesar 3,9% dan yang menderita gizi kurang sebesar 13,8%.
Tujuan umum penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang kecukupan gizi pada tumbuh kembang batita di desa aek bayur kecamatan padangsidimpuan batunadua kota padangsidimpuan tahun 2020.
Jenis penelitian ini bersifat deskriftif yaitu dengan menggunkan sampel dalam penelitian yaitu populasi 25 orang dan sampel yang diambil 25 orang.
Dari hasil penelitian yang dilakukan maka pengetahuan ibu tentang kecukupan gizi pada tumbuh kembang batita, mayoritas responden yang berpengetahuan kurang sebanyak 15 orang (60%), baik 5 orang ( 20%) dan cukup sebanyak 5 orang 5 orang (20%).Berdasarkan umur mayoritas responden umur 30-35 tahun adalah sebanyak 15 orang (60%).Berdasarkan pendidikan, mayoritas responden adalah SMA sebanyak 19 orang (76%). Berdasarkan pekerjaan mayoritas responden adalah tani sebanyak 10 orang (40%) dan minoritas adalah PNS sebanyak 3 orang (12%). Berdasarkan Media Informasi mayoritas responden adalah Non kesehatan sebanyak 15 orang (60%) minoritas media elektronik sebanyak 4 orang (16 %).
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan yang telah dilakukan diharapkan kepada responden untuk meningkatkan pengetahuannya dengan cara memperoleh sumber informasi dari media elektronik, media cetak, tenaga kesehatan dan melalui penyuluhan maupun media lainnya.
