HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA UJUNG BATU III KECAMATAN HUTARAJA TINGGI KABUPATEN PADANG LAWAS PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2022
Abstrak
Menurut data World Health Organization(WHO) (2016), cakupan pemberianASI eksklusif di seluruh dunia belum mencapai target yaitu 80%, hanya sekitar 36% selama periode 2007-2014.Sedangkan untuk Negara ASEAN pencapaian ASI eksklusif masih jauh dari target WHO seperti Filipina mencapai 34%, Vietnam 27%, India 46%, dan Myanmar 24%. Secara nasional, pencapain ASI Eksklusif di Indonesia belum mencapai target yaitu 40%, menurut data Riskesdascakupan pemberian ASI secara eksklusif sampai usia enam bulan pada tahun 2018 sebanyak 37.3%
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap pemberian asi eksklusif di desa ujung abatu III Kecamatan Hutaraja Tinggi kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera utara tahun 2022.
Jenis penelitian yang digunakan dengan metode deskriptif yang menggunakan data primer yaitu dengan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 32 responden dengan sampel 32 ibu yang mempunyai anak yang berusia 12-23 bulan, dimana kuesioner berjumlah 29 soal, jawaban yang benar diberi nilai 1 dan jawaban yang salah diberi nilai 0.
Dari hasil penelitian yang dilakukan bahwa hubungan pengetahuan ibu terhadap pemberian asi eksklusif di desa ujung abatu III Kecamatan Hutaraja Tinggi kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera utara tahun 2022 yaitu: dari 32 responden (100%), yang memiliki pengetahuan baik yaitu sebanyak 8 (25,0%) responden, pengetahuan cukup yaitu sebanyak 9(28,1%) responden dan pengetahuan kurang yaitu sebanyak 15 (46,9%) responden.Sedangkan dukungan suami terhadap pemberian asi eksklusif di desa ujung abatu III Kecamatan Hutaraja Tinggi kabupaten Padang Lawas Provinsi Sumatera utara tahun 2022, dimana dari 32 responden yang kategori tidak mendukung pemberian Asi eksklusif yaitu sebanyak 18(56,5%) responden, dan suami yang mendukung pemberian Asi eksklusif sebanyak 14 (48,7%) responden.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diharapkan kepada responden ( suami) dapat lebih peka dan aktif dalam mendukung pemberian Asi eksklusif, karena dengan dukungan tersebut ibu lebih termotivasi dalam pemberian asi eksklusif.
