PENGARUH PIJAT OKSITOSIN PADA IBU NIFAS TERHADAP PENGELUARAN ASI DI KLINIK BIDAN HEMAMALINI DESA AEK BADAK TAHUN 2021
Abstrak
Penurunan produksi ASI pada hari - hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan oleh kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan oksitosin yang tidak dapat mengalir lancar , dengan pijat Oksitosin dapat merangang keluarnya hormone tersebut sehingga memberikan kemudan dan kelancaran ibu dalm proses menyusui.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap produksi ASI pada ib Nifas di Klinik Bidan Hemamalini desa Aekbdak Tahun 2021. jenis penelitian yang digunakan studi Quasy Eksperimen . Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu nifas di klinik bidan Hemamalini mulai bulan Februari – Maret tahun 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang yaitu pengambilan sampel yang di tetapkan oleh peneliti sendiri.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 orang ibu yang menjadi responden 15 orang ibu dlakukan pijat oksitosin mengalami peningkatan produksi ASi dan pada ibu yang tidak dilakukan Pijat Oksitosin dari 15 orang ibu 9 diantaranya mengalami produksi ASI yang menetap dan 6 orang ibu mengalami penurunan produksi ASI . Pijat Oksitosin memiliki hubungan yang sangat signifikan (p= 0,0001) atau dengan produksi ASI pada ib nifas di klinik bidan Hemamalini desa Aek badak.
Disarankan kepada ibu Bidan lebih meningkatkan edukasi pijat oksitosin kepada ibu – ibu yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatannya terutama pada ibu yang akan menyusui bayinya, agar cakupan ASI eksklusif meningkat dan masalah dalam pemberian ASI berkurang, serta mengikutsertakan pendamping atau suami dari ibu yang akan memeriksakan kesehatannya.
