Persepsi Ibu Hamil terhadap Risiko Kesehatan Lingkungan Pertambangan dan Upaya Pencegahannya Di Aek Pining Tapanuli Selatan
Kata Kunci:
ibu hamil; persepsi; kesehatan lingkungan; pertambangan; upaya pencegahanAbstrak
Kesehatan ibu hamil merupakan indikator penting dalam pembangunan kesehatan, terutama bagi kelompok yang tinggal di wilayah dengan risiko lingkungan tinggi seperti kawasan pertambangan. Aktivitas pertambangan berpotensi menimbulkan pencemaran udara, air, dan tanah yang dapat berdampak terhadap kesehatan ibu hamil dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi ibu hamil terhadap risiko kesehatan lingkungan pertambangan dan upaya pencegahannya di Aek Pining, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berdomisili di Aek Pining, dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki persepsi yang baik terhadap risiko kesehatan lingkungan pertambangan (40,0%) dan upaya pencegahannya (46,7%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi ibu hamil terhadap risiko kesehatan lingkungan pertambangan dengan upaya pencegahan (p-value = 0,031). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi yang baik terhadap risiko kesehatan lingkungan pertambangan berhubungan dengan meningkatnya upaya pencegahan pada ibu hamil. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif tenaga kesehatan, khususnya bidan, dalam meningkatkan edukasi dan pendampingan kesehatan ibu hamil di wilayah pertambangan guna meminimalkan risiko kesehatan bagi ibu dan janin
